Cara berpidato agar terlihat profesional

Jika anda seorang yang aktif diorganisasi mungkin ini adalah sebuah ilmu yang sangat penting, berpidato, berceramah, mengisi sambutan atau mengisi materi, atau yang lainnya, semua itu adalah kegiatan yang tidak pernah terpisahkan dengan sebuah tuntutan forum karena menghadapi audiensi, apalagi jika anda berkeinginan menjadi seorang leader (pemimpin) semua itu mesti dipelajari, tahukah  Ir. Soekarno yang dikenal sebagai macan asia, dengan sebutan tersebut maka harumlah bangsa indonesia ini. Dengan kegigihan beliau tatkala menyampaikan sesuatu di mimbar podium penuh semangat. Beberapa tatacara pidato dengan baik dan benar dan agar anda terkesan profesional dalam menyampaikan pidoto diantaranya sebagai berikut:


Kuasai materi yang akan disampaiakan. Menguasai materi Pidato yangakan anda sampaikan sangat penting, sebab apa yang akan anda sampaikan setidaknya anda tahu tentang isi, begitupula dalam menyampaikan sambutan, ceramah, mengisi materi dan sebagainya, minimal. contohnya pidato mnyambut kelahiran Nabi Muhammada SAW.

Fokus dan tidak tegang tetapi santai,
Mengisi Acara sebagai sosok yang akan menyambut sebagai pembicara di podiam dihadapan para audiens, akan terkesan profesioanal dengan penuh kewibawaan, terutama fokus dalam konteks yang sedang dibicarakan, fokus dalam interaksi susunan kalimat, fokus dalam penymapaian tidak melebar, namun janan terlalu tegang di bikin santai dan tidak mbulet (muter-muter). elegan dilhat dan akan timbul sebuah penilaian yang profesional bagi audiennya.


Kalimat Awal akan berpidato,
Dalam mukhodimah (awalan) usahakan untuk bertele-tele, terutama mengucapkan salam sapaan, kira-kita penuh dengan keceriaan, serta mengikuti mimik dengan tema yang akan i bahas, dalam menyampaikan mukhodimah yang perlu anda ketahui adalah susunan kalimat sapaan, contohnya salam penghortan dari mulai audien yang tingkat atas sampai bawah contoh : (Kepada presiden > mnteri > anggota dewan > kepala Kementerian > para tamu undangan > hadirin sekalian ) runtutan status sosial yang paling tinggi lebih utama di sebutkan.

Tatanan Pidato.
Hal ini jangan terlewatkan, urutan tatanan berpidato :
Salam Pembuka.
Pujian Syukur.
Sapaan Hormat.
Isi Materi.
Pesan.
Penutup
Salam Penutup

Penampilan menarik
Berpenampilan layaknya seorang master podium, dengan rapih walaupun tidak terlalu formal akan tetapi ini juga suatu penilaian tersendiri bagi para audien di depan anda, usahakan dengan pakain yang elegent layaknya seorang penuh dengan karisma dna kewibawaan.

Penggunaan Kalimat yang sederhana, 
Penyampaian kalimat teks sambutan, pidato ceramah dan sebagainya, harap yang mesti di ucapkan adalah bahasa yang doimengerti oleh para audiennya, gunakan tata bahasa yang baku, sedikir rileksasi gunakan sedikit bahasa humor agar tidak terlalu fokus, tetapi tetap inti meteri yang di sampaikan mengena, Dalam dialektika bahasa terbut hendaknya tahu kapasitas audien menegnai kadar pemikiran, seperti halnyanya kita ngobrol dengan lawan bicara kita, dan memahami siapakah audien di depan kita, sesuaikan dengan kemapuan mereka.

Demikian kiranya artikel ini, setidaknya menjadi baru meter sebuah kontek pidato, ceramah. sambutan, pemateri, tutor, dan lainnya, teruslah belajar berestetika, dan semoga bermanfaat. baca juga artikel lainnya dalam blog ini. contoh pembukaan pidato

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih telah berkunjung diblog Kata Estetika ini, silahkan tinggalkan komentar anda,