Beranda Teks Pidato Tata Bahasa Sastra Ceramah Khutbah Arti Kata Puisi ☰

Pidato mencegah Radikalisme dan terorisme serta Ciri-cirinya

Assalamualaikum Wr Wb
Salam sejahtera bagi kita semua

(kata Penghormatan...)

Pertama-tama marilah kita panjatkan Puja dan puji syukur kepada Allah SWT, yang telah memberikan Nikmat kepada kita semua baik Nikmat iman dan Islam atau Nikmat sehat Wal-afiat, sehingga hari ini kita masih dapat berkumpul bersama dalam rangka berfikir bersama dan mencari solusi masalah demi kemajuan Indonesia. Semuanya tak lain tak bukan adalah campur tangan Tuhan.
Dan tak lupa Sholawat beserta salam Semoga terlimpahcurahkan pada Nabi Besar Kita Muhammad SAW..

Hadirin yang dimuliakan Allah..
Bukan hanya sekedar isu apalagi hanyalah Narasi belaka, kita sudah menyaksikan bersama, dari media masa, media elektronik dan dari sumber yang lain, bahwa Terorisme saat ini terjadi, anda sekalian tahu ISIS (Islamic Stade In Iraq and Suriyah), berapa korban yang meninggal tanpa alasan yang jelas, ironi mereka mengatasnamakan Agama, Belum lagi Arab Saudi dan Yaman, dan banyak lagi di timur tengah, saya tak akan membahas panjang lebar masalah demikian, yang jelas banyak Ibu dan anak-anak tak berdosa juga menjadi korbannya.

Hadirin yang saya hormati.
Terorisme atau radikalisme di mana secara harfiah itu di Nyatakan sebagai perbuatan yang menggambarkan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas yang menimbulkan korban yang bersifat massal dan atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek vital. Baik dilaksanakan di dalam negeri maupun luar negeri dan mempunyai motif ideologi politik atau gangguan keamanan berbagai macam tindakan ini tidak serta merta sudah dalam bentuk kekerasan yang sifatnya membahayakan. Akan tetapi ada levelnya. Dalam leveling inilah barangkali peran bapak-bapak selaku tokoh masyarakat, tetang bagaimana mencegah hal demikian. Kita harus memahami Seperti apa pergerakan atau tingkatan dari kegiatan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok militan atau teroris yang bisa dianalisa ciri-cirinya sebagai berikut ;

  • Melakukan rekrutmen. Siapa saja yang akan menjadi anggota. Hal itu dilakukan melului Pendidikan dan masuk pada wilayah pendidikan biasanya diperkotaan, bisa akar rumput masyarakat atau kelas bawah biasanya ya kelompok-kelompok yang termarjinalkan ini yang paling mudah menjadi sasaran untuk dilakukan rekrutmen 
  • Mereka melakukan kaderisasi, indoktrinasi terhadap konsep yang berbeda dibandingkan dengan filosofi maupun konsep Ideologi yang benar  terutama dalam hal agama yang perlu kita waspadai . 
  • Mereka sudah mulai muncul Apa yang disebut dengan perang pemikiran mencoba memulai mempengaruhi orang lain yang tidak sejalan untuk melakukan pecah belah. Dengan diskusi, forum dan sebagainnya untuk bisa menerima konsep yang sudah mereka tawarkan
  • Melakukan perjuangan politik mereka sudah terang-terangan melakukan langkah-langkah berani melakukan mobilisasi massa melakukan demonstrasi menyebarkan fitnah menyerang pemerintah secara legal formal bahkan melakukan perjuangan bersenjata atau sudah mempunyai kekuatan militer yang kelima tahapan nya adalah melakukan kekerasan masyarakat yang mereka timbul dari adanya keresahan masyarakat dan yang terakhir langkah yang mereka bisa lakukan itu adalah melakukan pengambilan kekuasaan negara contohnya seperti yang dilakukan oleh PKI dan HTI. 
Cari langkah-langkah yang mereka lakukan ini sifat mereka adalah Laten bisa saja ada tetapi tidak aktif dan inilah barangkali peran dari saudara selaku Tohoh Masyarakat yang akan memberikan pandangan-pandangan atau ajaran Ideologi terutama kaitan agama dengan kenegaraan secara tepat kepada anggota masyarakat kita sehingga kita bisa mengenali ada di antara mereka yang menjadi inti ya kita sebut sebagai :

  • Ring satu yaitu sebagai pusat gerakan radikalisme atau kelompok inti yang menjadi aktor intelektual atau otak dibalik gerakan dan persebaran paham-paham yang tidak sesuai dengan nilai sesungguhnya. Kemudian yang disebut 
  • Ring Dua ada yang disebut dengan kelompok militan yaitu eksekutor aksi terorisme baik yang berada di garis depan maupun sebagai Perangkat pelaksana. Ada juga 
  • Ring Tiga Kelompok militan, biasanya sudah terlatih dan dipersiapkan untuk melakukan berbagai aksi yang menggambarkan teroris teror yang akan mereka laksanakan yang berikutnya mungkin bukan masuk dalam kelompok militan tetapi menjadi kelompok pendukung yaitu individu yang secara sukarela menyatakan menyediakan sarana untuk mendukung. Dalam hal ini biasanya dalam operasi-operasi yang dilakukan bersama biasanya antara TNI dan Polri mengdiagnosa sejauhmana mereka terpapar paham tersebut. 
  • Ring Empat kalau kita coba kelompokkan yaitu kelompok simpatisan yang berpotensi mendukung gerakan terorisme namun tidak terlibat aksi teror yang sudah mulai terpengaruh pemikirannya yang berikutnya adalah lapisan terluar adalah masyarakat yang rentan, mungkin saja ini akan menjadi sasaran radikalisme,
Dengan pemahaman tentang bagaimana tahapan secara umum yang tadi saya sampaikan, kiranya  Bapak Ibu sekalian memahami langkah-langkah mereka mulai dari rekrutmen sampai melakukan tindakan untuk mengambil alih kekuasaan Negara yang sah berikut mengenali mereka berdasarkan kelompok-kelompok berdasarkan kedekatan dalam pelaksanaan kegiatan radikal kita bisa melakukan tindakan-tindakan yang sifatnya pre-emtif dan preventif untuk itu Bapak Ibu sekalian. Kita perlu bersama-sama untuk mengawasi dalam rangka menjaga NKRI dimana Salah satu tujuan utamanya pembentukan negara adalah untuk menciptakan Law And Order ada ketertiban umum dan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Apabila ada hal-hal yang diduga seperti saya paparkan diatas segera laporkan kepihak yang berwenang.

Hadirin yang berbahagia..
Janganlah kita terbelenggu dalam sebuah terma atau narasi pada sebuah zona dangkal artinya jangan kita langsung ikut pada kelompok apapun yang dikit-dikit agama jika belum tahu latarbelakang mereka, bukankah di Indonesia cara hidup beragama memiliki khoso'is tersendiri dan model tersendiri tanpa meninggalkan pakem syar'iah yang menjadi pokok orang beragama, setidaknya kita bisa meraba dan merasakan mana yang radikal dan mana yang benar-benar membawa kedamaian dan pendekatan budaya salah satu hal yang efesien menangkal radikalisme tersebut.

Saya sangat prihatin dan menjadi merasa penting walaupun saya hanya masyarakat bawah yang tidak memiliki pengaruh apapun, kenapa saya merasa penting bersikap demikian yakni melawan radikalisme dan terorisme? Karena saya merasa saya adalah Indonesia dan Indonesia bukan yang mereka (radikal) pahami, karena Bhinneka tunggal Ika, karena Pancasila, karena NKRI tidak menerima itu, dan itu bukan produk Indonesia yang ramah damai saling berdampingan.

Marilah kita persiapkan diri kita untuk memajukan Indonesia sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita, didik keluarga kita dan proteksi mereka dari arus radikalisme dan Terorisme. Setidaknya kita tidak salah gaul, gambaran yang jelas adalah cari pergaulan ala Indonesia dengan budayanya yang luhur. Mungkin itu yang bisa saya sampaikan dalam kesempatan ini , kurang lebihnya saya mohon maaf dan terimakasih atas perhatiannya, tetap semangat akhirnya saya ucapkan Wassalamualaikum Wr Wb.

Sambutan Laporan Bendahara DKM Masjid | di hari Jum'at

Assalamualaikum Wr Wb.
Yang saya hormati para jama'ah Shalat Jum'at.

Alkhamdulillaah 'Alaa Kulli Khaalin Wani'matin Amma ba'du.
Puji syukur kehadirat Alloh SWT yang memberikan beribu-ribu kenikmatan pada kita semua hingga bisa melaksanakan Sholat Jum'at di masjid...... Sholawat beserta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Besar kita Muhammad SAW.

Hadirin Jama'ah yang dimuliakan Allah SWT..
Kami pengurus DKM Masjid..... Seperti biasanya yakni melaporkan keuangan, dihari ini tanggal..... Bulan.... Tahun...... Adalah sebagai berikut :
Pemasukan dari kotak amal Minggu lalu berjumlah Rp.....
Dari sumber lainnya Rp....
Pengeluaran yang digunakan untuk.. (1...2...dst..) Adalah sejumlah Rp..
Sehingga jumlah perhari ini tanggal..... Bulan.... Tahun.... Adalah sejumlah Rp....
NB : Sumbangan dalam bentuk lain berupa (Bahan material, Alat kebersihan, dsb..) disebutkan jika perlu.

Mengenai laporan yang saya laporkan secara lisan ini, adapula laporan tertulis yang kami buat pada Papan informasi, hadirin silahkan bisa baca. 

Demikian yang bisa saya sampaikan tentang laporan keuangan Masjid..... Terimakasih atas perhatiannya, yang bertandatangan dibawah ini saya selaku bendahara DKM Masjid........ Mengetahui Ketua DKM Masjid...... (Senbutkan Nama daerah, Tanggal.... Bulan... Tahun....) Demikian dan Wassalamu'alaikum Wr Wb.

Sambutan untuk millenial Terkait Maraknya ideologi baru Pidato Riset

Assalamualaikum Wr Wb.
Salam sejahtera bagi kita sekalian.
Yang saya hormati para tokoh.
Para pemuda.
.....
.....
.....

Alkhamdulillaahi 'Alaa Kulli Khaalin Wani'matin Amma ba'du.
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat kepada kita semua hingga bisa berkumpul pada acara yang mulia ini, Sholawat beserta salam semoga tetap tercurahkan pada junjungan Nabi Besar kita Muhammad SAW.

Para Hadirin yang berbahagia.
Fenomena gaya hidup berubah drastis, dan kita tak pernah berfikir sebelumnya, kecendrungan, kebiasaan bergeser pada hal yang lebih praktis dan cepat, menimbulkan pola fikir masyarakat di zaman Millenial ini semakin agresif haus informasi dan mengupdate teknologi yang terbaru, itu semua seiring dengan kebutuhan manusia modern. Saya beri beberapa contoh, bayangkan saudara! Berapa mall, swalayan, yang gulung tikar karena adanya toko online, marketplace, angkutan umumpun terkena dampak karena adanya ojol, dan banyak lainya. Itu semua nampak jelas didepan kita semua, tidak bisa kita hindari. 

Hadirin yang saya muliakan.
Perbincangan penafsiran era sekarang ini tak akan pernah habis, ada sebuah catatan bagi saya melihat fenomena ini yang paling krusial yakni adanya asupan ideologi baru yang hendak merongrong kebhinekaan kita, dengan mudahnya mereka masuk melalui media sosial, kanal video, aplikasi chatting, mengenai hal ini kita tidak bisa tinggal diam, mari kita bersama mencegah hal ini. Hadirin bisa bayangkan jumlah millenial (Usia 18 s/d 35) kurang lebih 129juta jiwa diindonesia, artinya mereka adalah market yang besar dan berpotensi untuk dijadikan apapun, dari jumlah yang besar itu yang mereka sukai dalam hal konsumsi gaya hidup millenial yang pertama adalah Olahraga, kedua Music, Ketiga Film, kita harus mengerti arti semua itu, kita juga harus masuk kewilayah itu, bagaimanakah pola yang harus kita lakukan. Pertama kita harus menangkal paham ideologi baru dengan asas Pancasila pada tiga konten yang seperti katakan yakni olahraga, music, film, kemudian kita merangkul para konten creator, youtuber, pegiat sosial untuk mengkampanyekan empat pilar (Pancasila, UUD45, Bhineka Tunggal Ika, NKRI).


Hadirin yang saya hormati.
Banyak isu sara yang terlontar dan liar hingga menimbulkan arus pendek pada lapisan sosial, mereka yang terpapar paham radikal seolah-olah berhak menjadi hakim bagi siapapun yang beda sudut pandang, ini adalah penyakit yang mudah menyebar melalui akses tadi, berawal dari aplikasi chatting, hingga menyebar pada konsumsi publik. hadirin yang dirahmati Allah SWT, dengan kesadaran kita bersama mari kita terus lakukan langkah-langkah kongkrit, kita adakan forum diskusi, kajian, seminar, pelatihan, workshop, pembinaan dan seterusnya agar paham baru yang bermunculan bisa tertangkal.

Mungkin hanya itu sambutan, pidato, prakata, atau pesan yang bisa saya sampaikan, saya mohon kesadaran dan segera lakukan yang terbaik, terimakasih atas perhatiannya saya ucapkan Wassalamualaikum Wr Wb.

Sambutan Aspirasi PKK dalam rapat di Kecamatan

Assalamualaikum Wr Wb.
Yang terhormat Camat kecamatan...
Kapolsek...
Danramil...
Jajaran kepala Desa sekecamatan..
Ibu-ibu PKK..
Undangan dan para hadirin sekalian.

Al-Khamdulillaahi 'Alaa Kullu Khaalin Wani'matin, Amma Ba'du.

Pertama-tama marilah kita panjatkan Puja dan puji syukur kepada Allah SWT Tuhan semesta alam, Tuhan yang patut disembah, yang telah memberikan Nikmat kepada kita semua baik Nikmat iman dan Islam atau Nikmat sehat Wal-afiat sehinggga kita dapat melaksanakan kegiatan yang mulia ini..
Sholawat beserta salam Semoga terlimpahcurahkan pada Nabi Besar Kita Muhammad SAW..

Dalam kesempatan kali ini saya selaku PKK kecamatan.... Sangat berterimakasih karena diundang dalam acara yang terhormat ini, forum yang sangat tepat bagi kami Ibu-ibu PKK untuk menyampaikan sebuah aspirasi dan keinginan kami terkait banyak faktor yang dalam lingkup tanggungjawab kami sebagai partisipan di organisasi PKK ini. Setidaknya kami laporkan kegiatan anggota yang aktif dimasyarakat dari mulai forum diskusi sampai pada pendamping kepada masyarakat bersama lembaga dan institusi lainnya yang terkait.

Bapak camat yang saya hormati.
Sekali lagi Kami sangat berterima kasihlah atas waktunya untuk menyampaikan sesuatu dirapat ini, dari yang saya sampaikan sebelumnya perihal kegiatan kami yang bersifat laporan dari situlah kami memiliki sebuah kesimpulan  bahwa masih banyak faktor yang perlu dibenahi dalam masyarakat terutama perihal kesejahteraan dan kesehatan, mungkin perlu waktu yang panjang mensikapinya, dengan keterbatasan yang kami miliki dan operasional yang seadanya hal itu tidak mematahkan semangat kami untuk kepedulian terhadap warga masyarakat. Hal-hal yang berkaitan dengan data mungkin kecamatan memiliki dari lembaga atau instansi lainnya, dari PKH (Program Keluarga Harapan), Kesra, Kepala desa danlainnya, kami hanya sekedar partisipan dan menjadi pelengkap saja.

Muspida dan muspika dan hadirin sekalian..
Prinsip dasar membina masyarakat ibu-ibu PKK sangat memahami karena secara natural kami adalah para Ibu-ibu yang sangat mengerti kebutuhan Keluarga, bagaimana hidup bertetangga hingga tanggungjawab menjadi seorang ibu yang baik. Dengan adanya sebuah organisasi PKK sebagai wadah yang sangat efesien untuk kami berpartisipasi bersama-sama membangun kemajuan dan kemandirian masyarakat, kegiatan seperti ceremonial Seperti Pengajian rutin, acara tahunan, pesta rakyat, arisan, dan lainnya syukur Alhamdulillah kami ikut aktif didalamnya, dan kami berusaha untuk ikut serta menjadi bagian dari mereka.

Baca juga Artikel : 

Kepada para hadirin yang saya hormati..
Mungkin perlu adanya sebuah akses komunikasi yang lebih mudah diantara kita diisini yang berkepentingan agar saling berbagi dan tidak terkesan tumpang tindih, karena saya yakin pada para hadirin khususnya yang memiliki kewenangan bekerja secara profesional sesuai dengan SOPnya, saya hanya bisa berpendapat keputusan saya kembalikan pada yang berwenang.

Hadirin yang berbahagia..
Mungkin cukup sekian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini, kurang lebihnya saya mohon maaf jika ada yang masuk dalam perkataan yang saya ucapkan, kesempurnaan hanya Milik Tuhan. Terimakasih atas perhatiannya Akhir kata saya ucapkan terimakasih dan Wassalamu'alaikum Wr Wb.

Pidato sambutan Kepala Desa Baru terpilih



Assalamu'Alaikum Wr. Wb.
Yang saya hormati Camat..
Kapolsek
Danramil
Tokoh Masyarakat
Pemuda/i
Dan Para hadirin semua yang hadir disini

Pertama marilah kita panjatkan puji syukur Kehadirat Allah SWT. Yang telah memberikan Anugrah kenikmatan pada kita semua hingga bisa berkumpul diforum yang dimulyakan Alloh SWT,  semua itu adalah atas kuasa-Nya. Sholawat beserta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi Besar kita Muhammad SAW.

Para hadirin yang saya hormati..
Pesta demokrasi kecil kemarin yakni pemilihan kepala desa, merupakan proses yang banyak menyita waktu dan semoga itu semua menjadi amal ibadah kita sekalian, akan tetapi semua itu merupakan sebuah pendewasaan dalam menjalankan demokrasi pemilihan kepada desa. Banyak pelajaran yang bisa kita jadikan hikmah dari semua itu, hingga dijadikan ajang berfikir bagaimana memajukan Desa yang kita cintai ini.

Para hadirin dan Undangan yang dimuliakan Allah SWT..
Dikesempatan ini saya ingin mengutarakan pandangan-pandangan saya atas apa yang sudah menjadi program visi misi saya ketika mencalonkan diri, dan sekarang tinggal direalisasikan, namun yang lebih penting adalah bagaimana tetap menjaga kerukunan warga, yang kemaren kita saling beda pilihan, sedikit ada gesekan, semua itu wajar dan proses demokrasi yang lazim, akan tetapi saya mohon hal itu jangan sampai berkepanjangan, mengingat banyak hal Yang sangat lebih Utama yang mesti kita bangun bersama-sama demi Desa kita yang tercinta ini.

Saya hanya kepala desa pelengkap administrasi pemerintahan terkecil yang membawahi segala urusan tingkat desa, tak ada arti apa-apa jika sekedar menjabat kurang lebih sampai 5 tahun kedepan, kalau saja kita tidak bersama saling bahu-membahu, dan berkolaborasi dengan baik, marilah kita pandang jauh kedepan, dengan penuh harapan dan semangat membangun, Melengkapi ketertinggalan, kemiskinan, Infrastruktur, SDM, dan sebagainya, semua tak bisa dijalani sendirian atau hanya segelintir orang, ini adalah tugas kita bersama.

Hadirin yang saya banggakan.
Melihat banyak sekali pekerjaan kedepan, setidaknya kita saling menjaga, mengawasi jalannya pemerintahan yang saya pimpin ini, jangan segan-segan menegur kami jika ada salah, silahkan singgah ke kantor Balai desa, kantor pemerintah desa (Pemdes) untuk berdiskusi, sharing pendapat, berkoordinasi dengan aparat desa, Kantor desa ini terbuka bagi siapapun yang ingin memajukan Desa kita ini. 

Para Pemuka Agama dan tokoh masyarat yang dirahmati Allah SWT..
Saya mohon bimbingannya untuk kemajuan desa ini, terutama saya peribadi mohon pencerahannya yang sangat saya butuhkan, kiranya jangan merasa berat hati untuk memerikan nasehat dan arahannya. Karena saya yakin para tokoh sepuh dan alim ulama sangat bijak dan dengan ilmu pengetahuan yang cukup serta wawasan yang luas.

Jajaran Muspika, Camat, Polsek dan Koramil yang semoga senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah Swt.
Mohon kiranya untuk saling berkolaborsi dengan baik, kami aparat Desa... akan bersikap kooperatif dalam menjalankan tugas dan kewajiban kami, hal-hal terkait kedinasan, keperluan administrasi dan lain sebainya saya mohon kiranya kita lakukan kerjasama sesuai dengan fungsi masing-masing, kami aparat Desa yang baru kiranya sering-seringlah memberikan arahan, mungkin yang paling utama adalah kita sering bersilaturrahmi. Agar kondusifitas dan stabilitas diberbagai sektor dan urusan dapat terkontrol serta ditangani dengan baik.

Para pemuda yang saya banggakan.
Marilah bangkit dan bersemangat, hindari hal-hal yang merugikan dirimu sendiri, keluarga, dan masyarakat, karena masa depan Desa ini ada pada kalian semuanya, jadilah Pemuda yang penuh rasa tanggung jawab, bekaliah dengan ilmu pengetahuan, hingga menjadi kebangy kita semua. Jauhi Narkoba, Kriminalitas yang merugikan Jangan sampai ada penyesalan dikemudian hari.

Hadirin warga masyarakat desa....... yang saya cintai
Sekarang saatnya kita bekerja menuju kebaikan bersama, lupakan segala macam gesekan, intrik kemaren saat pemilihan, kita sportif demi menjaga keamanan serta jalannya pemerintahan yang baik.

Hanya itu dari saya kurang lebihnya saya mohon maaf akhir kata saya ucapkan 
Wassalamualaikum Wr Wb.

Pidato Millenial sambut Awal Tahun 2020

Salam sejahtera bagi kita semua
Assalamualaikum Wr Wb.
Para hadirin yang saya hormati.
Tak terasa perjalanan tahun 2019 akan berakhir dan kita akan menghadapi tahun 2020 esok, semua dilalui tanpa kompromi hingga membuat kita kadang tak sadarkan diri bahwa waktu terus melaju tak bisa dihentikan. Semua itu merupakan aturan alam yang berlaku, mau tidak mau suka tak suka semua ini kita alami bersama.

Hadirin yang berbahagia
Tak lama lagi berselang pergantian tahun, sedikit saya ingatkan baik untuk saya sendiri dan umumnya untuk semuanya, bahwa apa yang sudah kita lakukan selama setahun ini, mengenai hasil, Capaian, proggress dan seterusnya, sudahkah semua itu tercapai, lebih bijaknya sebagai Manusia yang berTuhan semua itu kita pasrahkan pada-Nyalah yang mengatur segalanya, kita sekalian Mestinya harusnya mensyukuri semua itu dan semoga apa yang sudah kita kerjaan menjadi amalan yang sia-sia dan bernilai Ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Mengingat pergantian Tahun 2020 didepan mata, sudahkan kita merencanakan sesuatu? Upaya dan capaian apa yang mesti kita persiapkan, mengingat tantangan di 2020 yang lebih besar, kita menghadapi era millenial yang sudah didepan mata kita, era teknologi dan komunikasi yang berkembang drastis, Isu Global ekonomi, Siklus Politik Internasional, Regional, Nasional, lokal dan bisa kita lihat bersama banyak kecemasan yang melanda perasaan manusia akan ketidak pahamannya mengenai era seperti ini.

Semua gampang berubah sekejap mata, prilaku sosial juga dengan mudahnya terpengaruh, jika saja kita tidak dibekali dengan ilmu pengetahuan yang cukup maka kita menjadi manusia yang tertinggal jauh. Belum lagi bicara keadaan alam semesta, Etika, moral dan seterusnya, Gelombang Teknologi yang terbaru selalu muncul dan mengesankan, apakah kita siap bersanding dengan semua itu, kembali pada diri kita masing-masing, jadikan diri kita menjadi orang yang benar-benar bisa menempatkan diri kita dan menjadi bagian dari arus positif.

Hadirin yang saya hormati.
Banyak problem kesenjangan moral, sosial yang datang bertubi-tubi yang tanpa kita gilirkan sebelumnya, Seperti gencarnya penggunaan media sosial yang berakhir pada masalah-masalah baru, apalagi 2020 adalah Era Teknologi ke 4.0 yang semakin melompat jauh. Semua sudah berjalan dan akan masif tak terhentikan, tenaga manusia digantikan dengan teknologi robot, Serba virtual, visual serta digital dan aktual, harap jangan kita berkeluh kesah dengan semua ini, jadikanlah diri kita sebagai pelaku yang membawa banyak manfaat bagi semua fihak.

Berbicara panjang lebar tak akan pernah habis jika terus menguliti era 2020 esok, sekarang yang terpenting adalah bekal diri, lingkungan, keluarga, bahkan bangsa dan negara, mesti saling bahu membahu dan berkolaborasi dengan baik, dewasa dalam bersikap, membuat planning yang tepat sasaran di era yang serba mudah ini. Marilah kita renungkan bersama. Dan jangan lupa memohon pada Tuhan agar semua itu dimudahkan jalan dalam berproses.

Demikian pidato Menyambut awal tahun 2020 ini dari saya, terimakasih atas perhatiannya, akhir kata saya ucapakan
Wassalamualaikum Wr Wb.

Pidato kepala desa HUT RI Ke 72 || 2017

Assalamualaikum Wr Wb.

1. Mukhodimah
2. Penghormatan

contoh pidato 2017 ke 72Merdeka.!!

Merdeka.!!
Merdeka.!!

Para Hadirin masyarakat Kelurahan/Desa..... yang saya cintai...
Dihari kemerdekaan yang berbahagia ini merupakan sebuah momentum yang sangat tepat, untuk kembali mengingatkan kita sekalian kepada para pejuang bangsa ini, para pendiri Negara ini, yang mana mereka mempertaruhkan Harta dan Nyawanya agar kita menjadi bangsa yang merdeka serta utuh, dari perjuangan merekalah kita menjadi bangsa yang merdeka, untuk itu mari kita junjung tinggi perjuangan para pahlawan serta menjaga negeri ini dari bentuk penjajahan apapun.

Warga Desa/kelurahan yang saya banggakan.
Indonesia Merdeka sudah 72 tahun lamanya, jika kita hitung usia tersebut sama dengan masuk dalam usia tua, akan tetapi kita sekalian sebagai warga masyarakat Indonesia masih banyak yang belum maksimal memaknai kemerdekaan hingga kita lalai dalam hakikat menjaga persatuan kita, bahkan saat ini banyak sekali isu-isu yang kerap menyerang keutugan bangsa kita, dan kita semua meskipun dalam lingkup masyarakat desa yang kecil kita semua wajib untuk menjaga NKRI.

Kita semua sadar akan sulitnya lapangan kerja, pengangguran yang begitu banyak, sehingga banyak bermunculan persoalan-persoalan yang bermula dari kesejahteraan yang tidak merata, dalam konteks ini saya selaku kepala desa bermaksud mengajak masyarakat untuk kerja bersama dalam rangka memerangi kemiskinan dan mensejahterakan kehidupan kita sekalian khususnya untuk desa kita yang tercinta ini.

Para hadirin yang dimulyakan Allah Swt.
Kerja berasama adalah sebuah solusi kongkrit untuk mewujudkan nilai persatuan dan persaudaraan menuju kemakmuran bersama, bekerja dalam hal ini banyak dilihat dari banyak sisi, contohnya kami sebagai aparat desa perlu adanya sebuah system control untuk bersama mengawasi kinerja kami, serta bekerja bersama demi kemajuan desa/kelurahan kita ini, kita saling berkoordinasi, saling bahu membahu antara satu dan yang lainnya.

Kerja bersama adalah langkah yang tepat untuk dijadikan refleksi kekuatan bangsa kita dari komponen lapisan struktur pemerintahan yang terkecil ini yakni tingkat kelurahan/desa, kinerja kami butuh support, butuh pengawasan, butuh urun rempug (musyawarah) dengan masyarakay warga desa....., disitulah nilai kerja bersama dan membangun bersama.

Hadirin yang berbahagia..
Kita lihat berbagai informasi dibeberapa media baik Televisi, Radio, Koran atau apapun, banyak hal yang perlu kita perbaiki dari banyak masalah sosial, saya selaku kepala desa tidak sungkan-sungkan untuk meminta pendapat dan masukan dari kalian semua sebagai warga desa/kelurahan..... dan akan menerima kritik dan saran dari berbagai pihak guna kemajuan desa kita tercinta ini.

Untuk itu dengan Dimeriahkannya HUT RI ke 72 ini kami mengajak kepada Masyarakat agar kompak, semangat dan mari bersatu bersama kerja berasama, sesuai dengan visi misi para pendahulu kita yakni para pahlawan yang telah gugur mendahului kita, agar kita semua menjadi bangsa yang benar-benar MERDEKA..
Sekian dari saya 

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Merdeka..! (3x)

Pidato HUT RI Ke 72 "Kerja Bersama" 2017

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

1. Mukhodimah
2. Pemghormatan

contoh pidato 2017 ke 72Merdeka.!!
Merdeka.!!
Merdeka.!!


Para Hadirin yang berbahagia.
Indonesia merupakan sebuah Negara yang besar, Negara yang beragam, maka tak aneh ketika banyak bangsa lain merasa iri dengan kekayaan Negeri kita tercinta ini,berbagai macam polemik internasional, mencoba untuk merongrong serta mencoba untuk masuk dalam wilayah kepentingan Negera kita hal itu sudah banyak dilakukan sejak lama, akan tetapi persatuan dan kesatuan menjaga NKRI sangatlah kuat, dibalut dengan budaya kita yang selalu kompak serta selalu bersama untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

Para Hadirin yang saya mulyakan.
Betapa besar potensi negeri kita, serta betapa berlimpah ruah Tuhan telah memberikan kita sumberdaya Alam yang begitu besar, Pertanyaannya "apakah hal itu kita diamkan'' sehingga banyak para penganut kepentingan Asing dan aseng merongring Negeri ini? dan anak cucu kita kelak akan menjadi bangsa pengemis dinegaranya sendiri, Jawabannya kita kembalikan pada diri kita masing-masing!. Untuk itu dengan Moment Kemerdekaan Indonesia yang 72 Tahun ini mari kita rapatkan barisan, rapatkan tangan, bersatu dan "KERJA BERSAMA" menuju bangsa yang berwibawa hingga disegani bangsa asing, kita tahu sendiri bahwasanya berapa nyawa para pendahulu kita memperjuangkan kemerdekaan melawan penjajah, berapa banyak aset sumberdaya kita yang dirampas tanpa peri kemanusiaan oleh para penjajah. Maka dari itu dihari HUT Negera Republik Indonesia yang ke 72 ini mari kita lakukan trobosan-trobosan yang kuat.

Hadirin yang dirahmati Tuhan Yang Maha Esa.
Kemerdekaan bukan hanya sekedar bebas dari sebuah tekanan dan intervensi, akan tetapi kemerdekaan juga perlu dibangun manusia-manusia yang kuat dan berdaya saing, tentunya dari berbagai sektor, kita bersama bekerja, bersatu saling membahu menuju kejayaan Nusantara, kita adalah bangsa yang kompak bangsa yang tidak bisa dibeli, mari jadikan Negeri ini makmur, sentosa, aman, hingga dalam konteks kemerdekaan yang sejati.

Dihari ini banyak problematika dunia internasional, terutama dalam aspek ekonomi dan kesenjangan sosial, krisis yang berkepanjangan, sejauh ini kita tidak bisa berdiam diri dan melangkah secara personal, maka dari itu mari kita kerja bersama dalam membebaskan diri dari segala macam bentuk ketimpangan dari beragam hal. Bukankah 72 tahun adalah usia kemerdekaan yang tua serta cukup lama, mari berfikir sejenak kemudian bergerak bersama, bekerja bersama untuk Indonesia pusaka yang tercinta ini.
Merdeka.!!
Merdeka.!!
Merdeka.!!

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Pidato Pembekalan kepsek/guru pd siswa akan Ujian

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah, wash shalatu was salamu 'alaa rasulillah, muhammad ibnu Abdillah, wa 'ala aalihi wa ash-habihi wa man tabi'ahu wa walah, amma ba'du:

Tiada kata-kata yang patut untuk saya kemukakan dalam mengawali pertemuan ini, kecuali ungkapan rasa syukur yang sedalam-dalamnya kehadirat Ilahi Rabbi yang telah memberikan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya juga kesehatan dan kesempatan kepada kita sehingga pada saat ini kita bisa berkumpul disini dalam rangka memperingati pembekalan untuk menghadapi Ujian Akhir Nasional. Solawat dan salam tidak lupa mari kita curahkan pada Nabi Kita Muhammad SAW... beserta keluarganya, Shahabatnya, Pengikutnya hingga pada kita semua, (Baca ini jika mengenai contoh pembukaan Pidato)

Anak-anaku yang sangat saya cintai,
Waktu kalian sebentar lagi untuk menentukan sebuah prestasi hasil belajar kalian selama disekolah ini, betapa banyak hal yang harus kamu hadapi terutama beberapa mata pelajaran, semua itu adalah penentuan akhir dari selama kalian belajar. Sekiranya yang mesti kalian fikirkan tak ada yang lain adalah fokus dan terus belajar dan belajar sembari melatih diri untuk selalu berkomitmen meraih cita-cita kalian yang akan menjadi kebanggaan Kami, Orang tua kalian dan kebanggaan Negeri ini.

Sangatlah ironis jika kalian gagal, dan saya sebagai kepala sekolah/guru merasa kecewa bahkan orang tua kalian yang selama ini memberikan support lahir dan bathin agar kalian menjadi siswa yang berprestasi serta berguna bagi Nusa, bangsa, agama, kelaka dikemudian hari, kami sebagai penanggung jawab disekolah merasa kecewa yang mendalam kalau kalian tidak mampu menempuh ujian tersebut, untuk itu buktikan pada diri kalian, pada Kami, pada Orang Tua, Masyarakat, bahwa kalian adalah orang yang benar-benar bisa serta mampu menjadi anak bangsa yang berprestasi dan bersungguh-sungguh ingin menjadi orang yang bermanfaat dan berguna.

Anak-anaku yang saya banggakan.
Proses belajar adalah kewajiban kalian, melakukan sebuah pijakan sesuai dengan apa yang semestinya kalian lakukan yakni sebagai siswa, pelajar yang baik, maka hindarilah hal-hal yang dapat menjadikan diri kalian menjadi rusak, dan menjadi orang-orang yang tidak punya persepsi pandangan tentang cita-cita kalian, ingatlah orang tua kalian yang bekerja siang dan malam tanpa lelah, hanya demi anakknya agar menjadi orang yang baik dan berguna, Ingatlah betapa Tuhan menciptakan kalian sebagai makhluk yang dibekali fikiran, ingatlah para guru yang membimbing kalian disekolah ini, ingatlah cita-cita dan masa depan kalian, apakah kalian masih saja suka bermain-main, membuang-buang waktu, hindarilah pergaulan yang sama sekali tidak bermanfaat bahkan akan membawa kalian menjadi orang yang suram dikemudian hari, dan segala macam bentuk kegiatan yang sia-sia, kewajiban kalian adalah belajar dan belajar.

Tunjukan pada kami,
Tunjukkan pada Orang Tua Kalian.
Tunjukkan pada Masyarakat.
Tunjukkan pada Dunia.
 Kamu semua mampu dan akan menjadi tulang punggung bangsa yang bermanfaat dan akan menjadi pemimpin yang hebat, serta bertanggung jawab,
sebagai generasi penerus bangsa kalian harus membuktikan bahwa kamu adalah seorang yang berilmu berakhlakul karimah dan bisa mengubah dunia.

Siswa/i MTs, SMP, SD, MI, MA, SMK, SMU.... yang sangat saya sayangi..
Setelah menjalani sebuah proses belajar menjadi siswa, dan kalian dinyatakan sebagai alumni, itu semua tidak cukup sampai disitu, bagi kami kalian adalah seperti anak-anak kami sendiri, maka itu bagiakan kami, orang tua dan negara ini, sebagai anak yang baik adalah anak yang berbakti, dengan memberikan nilai hasil yang maksimal serta kalian dapat meraih cita-cita sungguh kami sangat bangga dan sangat senang.

Demikian prakata pidato sambutan saya ini, setidaknya mengingatkan kalian agar bersungguh-sungguh untuk belajar, jangan lupa berdo'alah setia saat, agar jalan yang kalian tempuh dirodhoi Tuhan yang maha Esa, sekian dari saya akhir kata tetap semangat belajar, dan semoga sukses mendapatkan nilai yang terbaik..

Inilah Pidato untuk berkampanye

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Alkhamdulillahi Robbil Alamiin Wabihii Nasta'inu 'alaa Umuriddunya waddin Wassholatu wasshalamu 'alaa Ashrofil ambiyaa iwalmursaliin Wa'alaa alihi washohbihi ajma'iin Amma Ba'du.

Yang saya hormati para sepuh, para Rawuh, Tokoh Masyarakat dan Insya Allah dimulyakan Oleh Allah Swt.
Perangkat pemerintah dan jajarannya yang saya hormati,
Undangan, dan seluruh Masyarakat yang saya hormati dan saya banggakan.
Pertama-tama marilah kita panjatkan Puji syukur kehadirat Allah Swt, yang telah memberikan kita ribuan nikmat yang takterhitung nilainya, Sholawat dan salam semoga terlimpahkan pada junjungan Nabi Kita Muhammad Saw, kepada keluargannya, saudaranya, pengikutnya dan semoga sampai pada kita semua, amiin yaa Robbal 'Alamiin.

Para Hadirin yang saya Hormati.
Kedangan kami serombongan kesini, berangkat dari sebuah pemikiran yang sederhana yakni ingin menyapa masyarakat sekitar daerah ini, akan tetapi hal itu ternyata bukanlah hal yang sederhana, jika ditinjau dari hanya sekedar menyapa, hal lain adalah setelah kami menyapa ternyata ada sebuah hal yang sangat spektakuler yakni menjaga amanat, pesan moral, tanggung jawab, perjuangan yang harus kami lakukan untuk warga masyarakat setelah saya terpilih nanti, sudah sekian banyak masalah yang menumpuk dan sekian banyak sektor yang mesti dioptimalkan kearah yang lebih baik dan mengena, terutama adalah bagaimana menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Para hadirin yang saya hormati Khususnya para Tokoh Masyarakat.
Saya sudah sangat memahami bagaimana kondisi dan situasi saat ini, banyak sekali problematika yang kita hadapi, dan saya sangat sadar diri bahwa mencalonkan diri sebagai (Dewan, Bupati, Gubernur, Presiden..... ) adalah sebuah pengabdian dan bukan mencari kekuasaan dan mencari pamor belaka, dari kesadaran itulah saya berniat dengan bulat dan memohon Ridho pada Tuhan yang Maha Kuasa agar dilancarkan hajat tersebut, sekaligus memohon do'a dan restu bapak/Ibu sekalian agar dimudahkan dalam proses ini, adapula kunjungan saya serombongan ini bukan berarti sebuah intervensi atau mengajak bapak/ibu yang terhormat untuk memilih saya, akan tetapi lebih tepatnya ini adalah silaturrahmi dan berkenalan, agar kita saling tahu satu sama lain dan saling mengenal. Tokoh masyarakat yang sangat saya hormati, saya tahu bagaimana sulitnya menuangkan aspirasi, keinginan, pendapat, seolah-olah tak ada wadah untuk berbicara bahkan seolah-olah akses untuk menyuarakan seakan-akan ditutup, untuk itu jika Tuhan memperkenankan saya terpilih mohon bimbingan anda sekalian untuk memberikan nasehat dan segala macam kritik serta saran agar langkah saya tidak salah.

Hadirin sekalian.
Betapa saat ini gundah gulana masyarakat, ketidak percayaan, ketidak adilan, ketidak terpihakan, dan rasa curiga satu sama lain sudah masuk dalam pola fikir kita sekalian, sehingga sering terjadi sebuah keributan dan kesalah pahaman diantara kita, PR kita sangatlah banyak, tugas kita sebagai makhluk sosial sangatlah bertumpuk hingga tak ada satupun yang dikerjakan oleh pihak yang semestinya bertanggung jawab dalam hal ini, dan sangat tidak relefan dan tidak optimal kinerja pemerintah dalam menangani, mungkin hal itu terjadi karena tak ada akses, dan tranformasi secara benar, atau hal lainnya, namun yang jelas hal tersebut menjadikan kita semua seakan-akan tidak ada yang peduli. Untuk itu saya berniat dan bertekad dengan bulat untuk menjadi keterwakilan dari masyarakat.

Demikian Pidato sambutan ini saya sampaikan, mungkin bila ada sebuah pertanyaan dan saran mohon untuk disampaikan, saya akan menerima apapun masukan dari para hadirin disini sekaligus akan saya jadikan barumeter sekaligus untuk melengkapi misi saya.

Sekian dari saya akhir kata saya ucapkan.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Demikian sekiranya contoh pidato sambutan dengan judul Inilah Pidato Untuk berkampanye, adapula beberapa hal yang harus diperhatikan adalah materi dan etika pidato terlebih dahulu adalah menyampaikan Visi dan Misi anda ketika berpidato serta disesuaikan dengan audiens.Trik Jitu Mengatasi Demam Panggung,Menyusun Naskah Pidato | Tekhnik Pidato Membuat Pembukaan Pidato | Tekhnik Pidato. Tekhnik Pidato | Rahasia Berpidato, Materi Penutupan Pidato | Tekhnik Pidato,  Kumpulan Contoh Teks Naskah Pidato, Ceramah, Sambutan  

Pidato sambutan Pada Ultah Sang suami

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Alkhamdulillahiroobil 'alamiin Wabihii Nasta'iinu 'alaa 'Umuriddunya waddiin, Wassholatu Wassalamu 'alaa Asyrofil ambiyaa iwal mursaliin wa'alaa alihii washohbihi ajma'iin 'amma ba'du.

Yang saya hormati ayah ibu, dan semoga selalu dilindungi Allah Swt.
Suamiku yang tecinta yang saya muliakan.
Anak-anak dan keluargaku yang saya cintai,
Bapak/Ibu/Saudara/i dan para tamu undangan yang saya hormati.

Puji syukur kepada Allah Swt, yang telah memberikan kita semua kenikmatan, hingga di hari yang spesial ini kita semua dapat berkumpul menghadiri acara pesta ulang tahun Suamiku yang ke....
Sholawat beserta semoga tercurahkan pada Nabi Kita Muhammad Saw, Kepada keluarganya, Shabatnya, dan semoga sampai pada kita semua, amiin yaa Robbal 'Alamiin.

Terbingkis spesial untuk mamah papah, ibu dan bapak mertua yang saya muliakan.
Hari ini merupakan hari ulang tahun suamiku tercinta yang ke... saya sebagai anak/menantu sangat bersyukut dan sangat berterima kasih atas kehadiran ayah dan ibu, betapa sangat senangnya acara ini dihadiri orang yang sangat saya cintai, sekaligus kami sekeluarga mohon do'a dan ridhonya agar kita sekeluarga dapat menempuh keberhasilan seperti yang dicita-citakan oleh kami dan ayah ibu. kami sangat berbangga hati karena ayah dan ibu selalu memberikan yang terbaik dan saran serta nasehat yang sangat baik untuk kami. semoga ayah dan ibu/mertua selalu dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa dan diberikan kesehatan dan rizki yang banyak. Amiin yaa Robbal 'Alamiin.

Suamiku yang saya sayangi.
Betapa tak terasa usiamu bertambah genap menjadi...... dihari ultahmu yang ke..... adalah sebuah hari yang sangat spesial hari dimana saya sebagai Ibu dari anak-anakmu berharap banyak kepada Tuhan, dan selalu senantiasa berdo'a, semoga diberikan kesehatan, keselamatan dalam menjalankan kewajiban sebagai kepala rumah tangga, diberikan rizki yang halal untuk menghidupi kami, diberi kemudahan dalam mencari Nafkah, saya sebagai Istri sangatah bangga pada Ayah (suami) yang selalu konsisten dengan waktu dan senentiantiasa memberikan bimbingan kepada keluarga dengan baik, Anak-anak kita yang lucu-lucu, tampan-tampan dan cantik-cantik, adalah mutiara kita, semoga kita berdua dan keluarga mampu memberikan yang terbaik serta membawa mereka dalam behtera kebahagiaan yang hakiki serta langgeng sampai akhirat nanti. Amiin yaa Robbal Alamiin.

Para Hadirin dan Tamu undangan yang saya hormati.
Dihari Ultah suamiku yang ke.... ini sangat berterima kasih atas kehadirannya, dan mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada jamuan, hidangan, dan tempat dan suasana yang kurang nyaman, mohon maklum adanya, saya berharap moment ini merupakan momen silaturrahmi dan momen sosial untuk kita bisa bertatap muka di hari yang berbahagia ini, tidak lupa kami sekeluarga mohon do'anya agar kami sekeluarga diberikan kemudahan dalam menempuh harapan serta cita-cita kami khususnya untuk suamiku.

Sekian pidato sambutan dari saya, sebelum saya tutup pidato ini, mari bersama-sama kita do'akan semoga suamiku tercinta diberikan panjang Umur, Sejahtera, sentosa, sehat jasmani dan rohani, diberikan rizki yang berkah, istiqomah dalam menjalankan perintah Tuhan dan selalu dalam lindungan Allah Swt, amiin yaa Robbal 'Alamin. Semoga do'a kita sekalian dikabulkan Allah Swt. Akhir kata saya Ucapkan.

Wassalamu'alaikum Wr, Wb.

Pidato sambutan Pada Ultah Sang suami

Demikian kiranya contoh Pidato sambutan Pada Ultah Sang suami jangan lupa baca juga laiinya, yakni Prakata Sambutan Pidato Suami pada Ultah Isteri, semoga bermanfaat.

Pidato Penyemangat kepada bawahan agar kerja keras

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Sahabat-sahabatku seperjuangan yang sangat saya banggakan.
Waktu yang terus berputar dari detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun dan seterusnya, kita selalu bersama dan selau bersatu padu untuk bekerjasama dengan baik, menentukan sebuah harapan yang kita cita-citakan bersama-sama, menjalani ikatan kerjasama yang kokoh dan kuat, meskipun banyak rintangan, banyak kendala dan juga cobaan kerap menyerang kita, tapi kita tetap bersatu demi kesucian yang kita raih kelak dikemudian hari.

Sahabatku..
Kalian adalah kawanku..
Kalian adalah Energiku..
Kalian adalah Inspirasiku..
Karena kalianlah yang membuatku semangat untuk menjadi pemimpin kalian semua, dan memimpin untuk kita semua, kita saling mengisi atas kekurangan dan melengkapinya kemudian menyempurnakannya, kita juga saling gotong royong dan berkoordinasi satu dan yang lainnya, dan hari-hari itulah yang merasa kita selalu tenang, dan selalu dalam kegirangan, hingga rasa lelah dan letih serasa hilang karena mengingat sebuah ikatan kepentingan bersama yang senantiasa selalu tersenyum ceria.

Kerjakeras adalah simbol dari keberhasilan, kerja keras jualah yang akan membawa kita dalam sebuah keberhasilan yang menggembirakan, kita yakin akan itu, kita mesti sadar bahwa tak ada seatu hasil apapun yang tidak dilalui dengan proses, dan karena dengan berproseslah sesuatu hal akan menjadi indah, karena dibubuhi dengan pengalaman, dibalut dengan kesetiaan, diiringi dengan perjuangan, dan dijalani dengan penuh kesabaran, dan akhirnya kita mendapatkan lebih dari apa yang kita inginkan. Kita mesti yakin bahwa kita tidak sendirian, disisilain berdo'a adalah sebuah sugesti yang dapat menanamkan sebuah keyakinan kita untuk keberhasilan, karena Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk kita sekalian.

Dalam kesempatan kali ini, saya selaku pimpinan (direktur, organisasi, lembaga, ormas, ketua, kepala, dst..) bermaksud untuk mengajak kalian semua, khususnya diri saya agar selalu tabah dan sabar dalam melakukan proses, dan kuat dalam mengahadapi apapun, demi kelangsungan hidup, demi masa depan wadah kita, keluarga kita, dan kita semua yang penuh dengan harapan, dan penuh dengan berbagai macam tujuan. Untuk itu saya menghimbau dan memberikan sebuah apresiasi kepada kalian yang telah profesional, kooperatif dalam menjalankan tugas, semoga kita dapat mendapatkan apa yang hendak kita inginkan.

Para hadirin yang saya hormati.
Selaksa lidi yang hanya satu batang tak akan mungkin membersihkan halaman rumah yang kotor penuh dengan sampah berserakan, akan tetapi jika lidi tersebut dengan jumlah yang besar serta terkemas dan menjadi sebuah benda yang dinamakan sapu lidi, maka jangankan satu sampah, beratus-ratus dan beribu sampahpun akan terselesaikan, tanpa meniggalkan sedikitpun sisa, itulah sebuah perumpamaan sebuah kerjasama, untuk itu mari kita jaga rasa tanggung jawab kita dan kita pelihara bersama-sama agar menuju kekuatan yang besar.

Demikian pidato dari saya, salam kompak, dan tetap semangat, yakinlah Tuhan bersama kita semua, dan didepan sana akan ada sebuah mutiara yang taklama itu itu menjadi milik kita semua, amiin yaa Robbal 'alamin, 

Wassalamu'alaikum Wr, Wb.

Kalimat memberi Motivasi

Pidato Penyemangat kepada bawahan agar kerja keras, baca juga beberapa contoh kalimat dan tata bahasa lainnya pada blog ini, semoga hari-harimu cerah dan bermanfaat, Contoh Kalimat Halus Memecat Bawahan, Contoh Sambutan Kepala Direksi dalam breifing karyawan,

Prakata Sambutan Pidato Suami pada Ultah Isteri

Assalamu'alaikum Wr. wb.

Alkhamdulillahi Robbil 'alamiin Wabihi Nasta'iinu 'Alaa Umuriddunya waddin Wassholatu Wassalau 'ala Ashrofil Ambiya Owal Mursaliin Amma Ba'du.

Yang saya Hormati Ayah dan Ibu dan keluarga besar.......
Yang sangat saya Banggakan Isteriku.... dan anak-anak..
Para Hadirin Tamu undangan yang yang dimulyakan Allah. Swt.

Petama-tama marilah kita panjatkan syukur Kepada Allah Swt yang memberikan Nikmat yang tak ternilai dan tak terhitung jumlahnya, terutama nikmat Sehat wal afiat hingga kita dapat menghadiri acara ini, yakni acara Ulang Tahun Isteriku yang ke...... Sholawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad Saw. Keluarganya, Shohabatnya, dan hingg pada kita sekalian sehingga mendapatkan syafaat kelak dihari kiamat. Amiin Yaa Robbal 'Alamiin.

Isteriku yang saya cintai.
Betapa cantik dan menawan Istriku dihari ini, terlihat seperti waktu kita masih muda seperti pertama kali waktu aku mengenalmu, sangat menawan dan akhirnya kau kupinang menjadi isteriku dan kupilih diirmu untuk dijadikan ibu dari anak-anaku.

Dihari Ulang tahunmu yang ke..... Merupakan sebuah moment yang sangat berharga bagi saya seorang suami, dimana kebahagiaan ini adalah gambaran dari dalamnya rasa kasih dan sayangku padamu oh... Isteriku.. tercinta, begitu juga anak-anak kita, dan keluarga kita semua. Peranan seorang isteri kepada suami dan kepada keluarga dirumah bagiku kamu adalah sosok yang sangat bertanggung jawab dan sangat mencintai keluarga, maka itu di hari yang spesial ini ingin kuberikan sebuah hadiah yang spesial pula untuk Isteriku yang tercinta.

Kepada Keluarga yang sangat saya cintaiku..
Saya sebagai kepala Rumah tangga ingin melihat betapa ceria dan betapa senangnya melihat anak-anaku menjadi sosok yang tumbuh besar, menjadi pelopor dan menjadi manusia yang penuh dengan prestasi, hingga membanggakan Ibumu yang melahirkanmu, ayah berpesan kepadamu wahai anakku, mumpung dalam moment ultah ibu yang tercinta ini ayah berpesan agar kalian dapat menunjukkan sebuah hasil apapun baik pendidikan maupun karir yang dapat membuat ayah dan ibu bangga, jaga diri kalian, ingat ibu dan ayah. berbuatlah yang semestinya sesuai dengan porsi kalian. Agar kalian tidak terjerumus dalam sebuah persoalan yang membuat ibumu dan ayahmu sedih.

Ayah Ibu dan handai taulan yang sangat saya cintai..
Dihari Ulang tahun ini, kami mohon do'a dan restunya serta Nasehat-nasehat penting bagi kami agar menjadi manfaat dan menjadi sebuah rumah tangga penuh dengan ketenangan. siapa lagi kalau bukan Keluarga kami, siapa lagi kalau bukan orang terdekatku. Pada prinshipnya hari ulang tahun isteriku ini atau hari ulang tahun siapapun pada umumnya adalah hari yang dapat dijadikan sebuah hisab, menghitung diri dari banyak hal yang telah dilakukan dan akan dilakukan dikenudian hari, agar kita semua menjadi sosok manusia yang bermutu.

Para hadirin tamu undangan yang saya hormati.
Terima kasih kepada bapak/Ibu sekalian yang berkenan hadir di pesta Ulang tahun isteriku yang ke.... kami atas nama keluarga mohon maaf jika ada jamuan atau hidangan yang kurang berkenan, anggap saja ini merupakan acara silaturrahmi yang dapat mendatangkan sebuah keberkahan bagi kita sekalian. Tidak lupa kami mohon do'a khususnya untuk Isteriku agar diberikan panjang Umur, sehat jasmani dan rohani, Kuat dan sabar serta tabah  dalam menjalani roda kehidupan sebagai ibu rumah tangga yang baik. Rasa terima kasih yang begitu besar kepada bapak/ibu para hadirin yang hadir di acara ini tak ternilai, karena pada prinshipnya adalah bagaimana agar kita semua menjaga sebuah hubungan sosial di masyarakat dengan baik dan berkesinambungan.

Terakhir saya ucapakan kepada semua pihak terima kasih banyak, khusunya kepada Isteriku yang tercinta, semoga menjadi Ibu rumah tangga yang selalu bahagia, selalu dalam kesehatan, kekuatan, sabar, tabah dan dicintai oleh keluarga. hingga kita bisa membina rumah tangga menuju kebahagiaan yang hakiki sampai di akhirat nanti. Selamat Ulang tahun Bunda....

Akhir kata saya ucapkan Wassalamu'alaikum Wr, Wb.
Sambutan Pidato Suami pada Ultah Isteri

Demkian Prakata Sambutan Pidato Suami pada Ultah Isteri, Pidato sambutan Pada Ultah Sang suami

Contoh Pidato Pesan Kesan Akhir Tahun

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Baca Ini untuk Pembukaan Pidato. 
(Contoh pembukaan pidato)

Para hadirin yang dimulyakan Allah Swt.
Setahun sudah berlalu, dengan waktu yang terus berjalan tanpa kompromi dan dengan penitian harapan yang senantiasa mengiringi tiap detik, menit jam hari sampai tiba  sebuah rangkuman hasil capaian yang kita dapatkan dimasa setahun ini, banyak peristiwa yang terjadi baik pahit, manis, asam, garam, hitam dan putih, itu semua adalah bagian dari proses kehidupan yang banyak liku tersebut. Sekarang saatnya kita bersama membuka sebuah tabir hidup semasa satu tahun genap, dalam sektor apapun untuk diri kita, keluarga, kelompok, dan hubungan-hubungan lainnya dengan sesama, yang bersentuhan saling menjalin sebuah kerangka kepentingan dalam setiap hal.

Para hadirin yang saya banggakan.
Betapa tak terasa kita meniti waktu hingga mencapai waktu yang begitu besar terbendahara dalam titiannya tersebut yakni satu tahun kebelakang, itu semua adalah sebuah catatan, sebuah progress, sebuah hisab, dan sebuah analisis diri untuk menjadi manusia yang terbaik, dan menjadi sosok yang menjadi manusia yang benar-benar penuh dengan segala harapan serta langkah yang kongkrit, dalam rangka berkumpul di (forum, diskusi, kajian, kuliah, jamiyah, organisasi, perusahaan,) red sesuaikan tema kumpulan saat berpidato. adalah sebuah hasil dari apa yang kita lakukan selama ini, baik untuk individual ataupun kelompok, dengan demikian kita harus berfikir secara bijak apa saja, bagaimana, kedepan harus bagaimana? agar menjadi lebih maksimal dan lebih baik.

Akhir tahun bukan hanya sebuah catatan ringan, dan bukan pula sebuah ketentuan masa yang terus berjalan, akan tetapi itu merupakan sebuah balutan-balutan capaian, dimana kita sudah memposisikan diri kita menjadi manusia yang terbelenggu dengan masa dan waktu, menghitung keberuntungan dan kerugian dari sisi material dan imaterial, menetukan pilihan dan menjadikan diri ini sebagai bagaian dari putaran waktu.

Para hadirin yang saya hormati.
Akhir tahun pada prinshipnya adalah sebuah capaian, yang semestinya sudah kita rencanakan terlebih dahulu, banyak perihal prosesi yang telah kita lakukan untuk penyesuaian target demi asa kita. setidaknya kita bisa menimbang-nimbang, dan dapat menganalisa banyak kesalahan dan kegagalan semasa kita menjalaninya, itulah yang mesti kita fikirkan dan perlu kita pebaiki untuk tahun berikutnya, penting pula bagi kita untuk selalu mengingatkan diri kita dari banyak kegagalan yang kita lalui itu, yang tak kalah penting adalah menanamkan diri kita agar tidak putus asa, karena kegagalan merupakan keberhasilan yang tertunda. Kita masih diberikan kesehatan, diberikan rizki diberikan kehidupan dan diberikan banyak kesempatan untuk lebih baik, untuk itu jangan pernah menyerah dengan keadaan apapun, karena hal tersebut akan melemahkan mental kita untuk menjadi lebih baik.

Banyak hikmah dibalik semua itu yang belum kita ketahui, banyak hal yang sama sekali kita belum tahu karena semua adalah rahasia Tuhan yang memberikan ketentuan, akan tetapi tugas kita adalah berusaha dan berusaha. Nah untuk itu mari kita menghisab, mengambil hikmah dan terus berproses. mungkin hanya itu pesan dan kesan yang hanya bisa saya tuturkan pada kesempatan ini, yang terbaik adalah mari menjaga komunikasi dan silaturrahmi serta saling mengingatkan satu sama lain, karena itu semua merupakan bagian dari moral.

Demikian sambutan pidato saya, semoga bermanfaat. Tetap semangat dan raih cita-citamu dengan penuh motivasi dan energik, jadikan hari-hari kita indah penuh kedamaian dan penuh dengan kecerahan. Al-hasil semua kembalikan pada Tuhan. Akhir Kata saya ucapkan. Salam Sukses.

Pidato HUT Korpri Ke 45 || 29 November 2016

Assalamu'alaikum Wr Wb.

Salam Sejahtera Bagi kita semua...
Alkhamdulillahi Robbil Alamiin Wabihi Nasta'inu 'alaa umuriddunya waddin
Wassholatu wassalamu 'alaa ashrofil ambiyaa iwalmursalin,
Wa'alaa aalihi washohbihi ajma'iin, amma ba'du.

Para hadirin yang saya muliakan.
Dalam rangka memoeringati Hari Ulang Tahun Korpri yang ke 45 ini, marilah kita banyak mengucapkan syukur kepada Tuhan yang maha Esa dimana pada hari ini, kita dapat melakukan sebuah kegiatan yang sangat menggembirakan ini, kita dapat berkumpul, bertatap muka langsung dengan penuh kegembiraan, segala macam kesibukan sebelum hari ini yang biasa kita laksanakan sebagai tugas fungsionaris, dimana kita berangkat pagi pulang petang, demi melancarkan program-program pemerintah, jarang sekali kita bertemu seperti pada saat ini, ini adalah nikmat dari Tuhan yang telah memberikan kita kesempatan dalam rangka bersilaturrahmi.

Tanggal 29 November pada tiap tahunnya merupakan hari jadi korpri atau hari ulang tahun, saat ini jatuh pada tanggal 29 November 2016 dimana ini sudah memasuki ulatah korpri yang ke 45, semoga kita sukses dalam menjalankan segala bentuk kegiatan demi terciptanya sebuah negara yang profesional, maju, dan bersama-sama membangun negeri ini menjadi negeri yang maju serta makmur, Kita semua adalah Abdi Negara, Abdi Rakyat, Abdi Pemerintah, yang terus memberikan segala bentuk kontribusi yang baik kepada masyarakat, pelayanan yang nyaman dan menyenangkan untuk bangsa ini, sehingga kita dapat menciptakan suasana kerja dengan penuh proggres dan benar-benar maksimal, kita digaji oleh rakyat, sebagai pegawai negeri, kita diberikan tugas dan amanah yang berat untuk melayani mereka dari berbagai kebutuhan masyarakat dan untuk kemajuan bangsa dan negera ini.

Korpri sendiri adalah Korp Pegawai Negeri Republik Indonesia, berupa sebuah satuan yang benar-benar saling berkontribusi dengan baik dalam menjalankan roda pemerintahan, dalam menjalankan sebuah akaselerasi pelayanan kepada bidang-bidang dan sektor-sektor yang kita lakukan masing-masing sesuai dengan profesional dan proporsional kita masing-masing. Untuk itu dalam rangka merayakan HUT ini kita wajib melakukan sebuah geberakan untuk kemajuan bangsa, lebih berkopetensi dan lebih maksimal serta terarah.

Para hadirin yang dimuliakan Allah Swt.
Betapa banyak tugas yang kita kerjakan, betapa besar amanat dan beratnya hal ini dalam kita emban sebagai komponen negara yakni menjadi pegawai Negeri, terlebih lagi banyak sekali faktor-faktor pelayanan yang mungkin belum kita akses pada masyarakat, terutama yang bertugas didaerah-daerah terpencil. terisolir, seperti dipeosok, di perbatasan NKRI, di berbagai banyak daerah indonesia yang luas ini, untuk itu apapun yang kita miliki apapun yang kita punya, lakukan dengan maksimal insya Allah kelak dikemudian hari kita mendapatkan bayaran yang lebih dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang berlipat-lipat, dengan Ikhlas, dengan sabar dan dengan penuh kegembiraan.

Para hadirin yang saya banggakan.
Sebelum saya tutup pidato sambutan ini marilah kita bersama-sama berfikir dan berdoa sejenak tentang banyak kekurangan kita, dan semoga Tuhan senantiasa memberikan kesehatan kepada kita sekalian agar kita tetap menjalankan profeisonal kita dengan baik sebagai abdi Negara, Abdi Rakyat, Abdi Pemerintah, sekian dari saya kurang lebihnya saya mohon maaf.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Demikian contoh Pidato HUT Korpri Ke 45 || 29 November 2016, kunjungi beberapa gambar korpri berikut, Koleksi Dp BBM HUT KORPRI Ke 45 || 29 November 2016

Pidato Hari Guru 25 November "Terima Kasih Guru"

Assalamu'alaikum Wr Wb.

(Untuk contoh pembukaan pidato silahkan kunjungi ini, Contoh pembukaan Pidato
mengenai sambutan pemghormatan Susunan Kalimat Penghormatan saat berpidato)

Para hadirin yang dirahmati Tuhan
Kita telah berbangga hati karena pada momen ini yakni di hari Guru ini, kita semua bisa mengingat siapa yang mengantarkan kita sampai mengerti arti hidup sebenarnya, siapakah yang menuntun jalan kita melalui ilmu pengetahuam, siapa yang memberikan kita pengertian dari banyak hal, siapa yang membawa kita dalam makna sesungguhnya dalam merangkai kehidupan untuk mencapai cita dan cinta dimasa depan, merekahlah para Guru yang telah memberikan semua itu, guru yang selalu ikhlas untuk kita dalam mengajarkan kita disekolah, dijalanan dirumah dan dimana tempat, ini adalah sebuah karya sosial, yang menawaran perubahan Hidup bagi kita sekalian.

Ingatkah sewaktu kita tidak tahu, tidak mengerti, tidak paham, kemudian menjadi tahu, paham, dan mengerti, itu semua berkat para guru yang menuntun kita, menumpas segenap kebodohan, segala ketidak mengertian, dan sampai pada hari ini mereka masih tetap dalam posisi demikian yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, maka dengan demikian wajib bagi kita menghormatinya, menghargai jasanya, demikian kian pula negara ini, dunia akan damai dan akan saling menjaga apabila guru kita dihormati, karena itu adalah cermin moral sebuah kehidupan sosial.

Para hadirin yang selalu dalam lindungan Tuhan Yang maha Esa.
Tanggal 25 November ternyata sebuah tanggal yang mengandung makna kisah dan filosofi yang sangat berharga bagi kita sekalian sehingga ditetapkannya hari Guru Nasional, dan bagi kita semestinya dengan adanya acara dihari ini marilah kita sedikit mengkroscek diri ini, tentang derajat dunia yang kita peroleh, tentang apa yang kita dapatkan, dalam konteks pengetahuan hingga mengatarkan kita pada sebuah titik kepastian dalam hidup, walaupun sejatinya hidup adalah mencari sebuah kebenaran, akan tetapi sedikit banyaknya merekalah para guru yang membimbing kita sekalian, itu makna terkandung secara menyeluruh menurut saya dalam rangka hari guru 25 November ini.

Mengkaitkan keseharian dan kesenjangan moral anak bangsa, betapa penting peran guru dalam konteks ini, betapa besar perangahnya untuk mengubah tatanan sosial dan betapa tinggi nilai adab yang tertera dalam kehidupan berbangsa dan setanah air, Guru kita yang mulia, yang mengajarkan segala hal, dan menerangi selaksa cahaya sehingga kita mampu berjalan melihat kanan dan kiri, dari dan memahami sesuatu dengan pengantar ilmu pengetahuan yang kita peroleh dari mereka. Terima kasih Guru karena kaulah yang membuat hidup kami berarti.

"Terima kasih guru"
Selama ini sudut pandang pengetahuan yang tabuh manjadi terang dan tak runyam, menjadi sebuah jalinan pengetahuan dari sisi satu kesisi yang lain semakin nampak, engkaulah seorang pahlawan bagi bangsa ini yang sangat bermakna dan lebih dari sekedar predikat identitasmu yakni sebagai pengajar belaka, akan tetapi sebagai bentuk pengabdian pada bangsa, negara, sebagai penyampai wasiat, sebagai pembuka wacana dalam alam pemikiran kami, sebagai hal yang selalu melintas setiap saat dalam mencari titik terang pengetahuan, sebagai landasan teori dan seterusnya.
"Terima Kasih Guru"

Para hadirin yang saya muliakan,
Setidaknya sambutan pidato saya yang saya sampaiakan setidaknya dapat membuka pikiran kita, dan mengkaji kembali diri kita, bagaimanakah bentuk apresiasi kita kepada jasa-jasa para pendidik kita, yakni guru-guru kita yang tercinta. Demikian dan terima kasih.
Wasslamu'alaikum Wr. Wb.

Sekian Pidato Hari Guru 25 November "Terima Kasih Guru", semoga bermanfaat, jangan lupa apresiasikan rasa terima kasih kita dengan memasang dp BBM atau share ke medsos beberapa gambar Kumpulan Gambar Selamat Hari GURU 25 November.

Pidato Hari Pahlawan 10 November 2016 Seruan NKRI UPDATE!!

Assalamu'alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh..

(Untuk contoh pembukaan pidato silahkan kunjungi ini, Contoh pembukaan Pidato
mengenai sambutan pemghormatan Susunan Kalimat Penghormatan saat berpidato)

Para hadirin yang saya muliakan.
10 November ini, apakah sudah asing terdengar di telinga kalian, atau sudah lupa dengan istilah Pahlawan? semoga kita semua tidak melupakan peristiwa besar ini, terutama makna esensial yang terkandung didalamnya, tentunya untuk mewujudkan sebuah mental bangsa yang berkarakter dengan tidak melupakan jasa para pahlawan Bangsa ini. Seruan Perang melawan penjajah yang akan merebut kembali Negeri ini, Seruan pembelaan yang menghukumi wajib untuk menjaga tanah air ini, dari para pejuang kita yang kuat pendiriannya dan sangat matang pola berfikirnya, Hingga pada tanggal 10 November ini dijadikan sebuah hari yang penting yakni hari pahlawan Nasional.

Indonesia yang penuh dengan kekayaan alam yang melimpah, penuh dengan suku, budaya, ras, agama, kultur dan sebagainya, mampu bersatu menciptakan sebuah negera yang damai, negara kesatuan yang sulit dijebol oleh bangsa manapun, dengan diperingatkannya hari pahlawan 10 November ini, merupakan sebuah bukti sejarah yang kita jadikan kekuatan rakyat kita mengusir perebut NKRI ini, Indonesia tanpa bantuan dari Negara manapun kala itu telah memenangkan pertempuran melawan penjajah yang datang kembali dan berniat merebut dari kekuasaan kolonial, meskipun hanya menggunakan Bambu runcing akan tetapi tekad untuk mempertahankan NKRI sangatlah Kokoh, untuk itu mari kita hormati jasa dan mengenang para pahlawan kita kala itu.

Para hadirin yang saya banggakan,
Betapa mahal harga yang ditebus untuk mempertahankan kesatuan ini, jiwa dan raga menjadi taruhan, sedangkan kita pada masa ini hanya bisa membaca cerita dan peristiwa belaka, dan sama sekali jauh seperti yang dicontohkan oleh orang-orang terdahulu kita, perjuangan mereka yang begitu gigih sedikit demi sedikit kita lupakan, sehingga saat ini banyak para penghianat bangsa ini yang tidak sadar akan perilakunya, seperti para Koruptor, para antek asing, para pejabat yang berkepentingan hanya untuk kekuasaan tanpa melihat kiri kanan rakyatnya yang sengsara, bagaimana bisa mereka berfikir sejenak mengenai amanat Para pahlawan yang seharusnya dijadikan pedoman, apakah mereka tidak malu? untuk itu wahai para pemuda, masyarakat, mari kita singsingkan lengan kita untuk memberantas segala macam bentuk yang akan mengancam keutuhan NKRI ini, sekali lagi mari kita tegaskan Bahwa "NKRI HARGA MATI" siapa saja yang berani menggerogotinya maka akan kita lawan seperti semangatnya para pahlawan kita.

Para hadirin seperti apakah kita emban amanat ini?
Banyak cara untuk kita lakukan, jika saja kita berfikir untuk lebih realistis dan tidak terpropokasi oleh banyak pihak yang bercita-cita membuat negara dalam negara ini, kita kembali para persatuan dan kesatuan yakni Bhineka Tungga Ika (Berbeda beda tapi tetap satu jua), sebuah prinsip dasar bangsa kita adalah itu, kemudian kita kembali pada Pancasila sebagai dasar hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan demikian kita yakin siapapun akan lari terbirit-birit dengan kita kembali pada Khittoh negara ini, Dengan berpendidikan yang tinggi, mencari ilmu yang luas, menanamkan para diri kita, keluarga dan masyarakat untuk cinta dan lebih cinta kepada tanah air kita yang kaya raya ini.

Berbagai macam cara mereka (penjajah) hingga sampai saat ini masih mengincar negeri kita dan sangat ingin menguasai kekayaan alam kita, namun bentuk penjajahan berbeda dengan pada jaman itu, saat ini kita perlu waspada dengan gerakan-gerakan yang mengancam bangsa kita, maka dari itu tuntut ilmu setinggi-tingginya dan menjunjung nilai peradaban serta menghormati jasa para pahlawan kita, agar Indonesia menjadi makmur, aman, sentosa dan kita dapat hidup rukun berdampingan seutuhnya.

Para Hadirin yang dimulyakan Tuhan Yang Maha Esa.
Ingatkah kita semua satu-persatu cerita, para tokoh sebelum kita, ingatkah kita pada tujuan mereka, ingatkah perjuangannya dan ingatkah makna inti dari kemerdekaan itu? mari kita pelajari bersama dan kita kembali menguatkan tekad kita untuk mengenang dan meneruskan perjuangan para pahlawan kita, selama darah masih mengalir, selama jantung masih berdetak, maka mari kita jaga NKRI sampai pada darah penghabisan. Kita bekerja, kita bantu pemerintah untuk saling berkoordinasi, kita saling membahu, kita rawat Negeri ini dengan penuh Cinta antar sesama, demikin kirannya yang bisa saya sampaikan.

Sebelum saya tutup Sambutan saya ini, marilah kita bersama menyerukan kalimat dengan Lantang NKRI HARGA MATI!! 3X dan MERDEKA!!! 3X.. semoga Indonesia jaya. Akhir kata saya Ucapkan.

Wassalamu'alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh.

Pidato Hari Pahlawan 10 November 2016 Seruan NKRI UPDATE!! Ini dibuat untuk menumbuhkan semangat Nasionalisme, NKRI dan Kebhinekaan, silahkan terapkan pada para pemuda, organisasi, karang taruna, Mahasiswa, KNPI, LSM, Ormas, Dinas dan lain sebagainya dalam acara memperingati hari pahlawan 10 November. SEKIAN.
Kunjungi Juga beberap Contoh Pidato Lainnya. sebagai referensi Ketika anda berpidato, jadilah macan Podium yang penuh dengan Kebanggaan dan penuh dengan semangat, Salam NKRI, Merdeka atau Mati..!!
Terima kasih semoga bermanfaat. Jangan lupa sebagai Referensi lainnya baca juga ini Sambutan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2016 || Nasionalisme

Pidato Menyongsong Hari Sumpah Pemuda

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bapak-bapak, ibu-ibu, dan saudara-saudara yang kami hormati..
Pada saat sekarang ini, kita bangsa Indonesia dalam suasana memperingati Hari Sumpah Pemuda, yang jatuh pada setiap tanggal 28 Oktober. Suatu hari yang sangat berserajarah di mana bangsa Indonesia, khususnya dari gologan pemuda pada masa itu, tahun 1928, telah berhasil mewujudkan persatuan bangsa yang kemudian melahirkan ikrar bersama yang kita kenal dengan Sumpah Pemuda.

Bagi umat Islam Indonesia di dalam menyambut Sumpah Pemuda harus bisa mengambil hikmah yang terkandung di dalamnya. Salah satu hikmah yang sangat penting adalah semangat persatuan. Bangsa Indonesia pada saat itu kemudian disepakati bersama untuk penjajah Belanda perlu bersatu untuk menghadapinya secara bersama-sama dalam kesatuan langkah dan pedoman. Karena itulah kemudian disepakati bersama untuk mengucapkan ikrar sebagai kebulatan tekad di dalam mengusir penjajah Belanda, yang selama itu telah memporak-porandakan kehidupan bangsa. Dari modal persatuan inilah kemudian bangsa Indonesia dapat mencapai kemerdekaannya yang telah diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Meskipun memakan waktu yang agak lama, namun dapat dikatakan Hari Sumpah Pemuda yang dilandasi semangat persatuan itulah menjadi senjata ampuh pertama, yang dapat membawa bangsa Indonesia mencapai kemerdekaannya.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air.
Kita umat Islam Indonesia harus dapat memelihara dan memupuk semangat persatuan itu. Jangan sampai kita umat Islam ini kemudian terpecah belah, tenggelam di dalam permusuhan hanya karena masalah-masalah yang tidak prinsip. Hal itu tidak boleh terjadi kalau kita sekalian menjadi masih berharap agama Islam tetap jaya di bumi Indonesia. Atau dalam kata lain agama Islam tetap jaya dan tidak ada satu pun pembangunan yang dilaksanakan pemerintah bertentangan dengan ajaran Islam. Allah telah berfirman dalam Al Qur’an surat Ali Imran 103:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلا تَفَرَّقُوا
Artinya: 
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai,”
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh, demikian pepatah mengatakan. Oleh sebab itu, sebagai umat Islam, kita harus bersatu pada dalam satu barisan untuk menghadapi tugas-tugas negara yang semakin berat demi terwujudnya negara yang adil dan makmur, sesuai dengan semangat Sumpah Pemuda yang setiap tahun kita peringati.

Saudara-saudara yang kami cintai.
Jangan dikira bahwa persatuan yang kita galang ini tidak ada artinya dalam ibadah. Bukan hanya salat, zakat, puasa, zikir, dan sejenisnya saja, yang disebut ibadah. Tetapi lebih banyak lagi, termasuk menggalang persatuan umat Islam pun juga ibadah, yang sudah barang tentu mendapat pahala dari Allah.

Persatuan umat Islam diibaratkan sebuah gedung, dimana masing-masing dari bagiannya saling menguatkan, sehingga bisa menjadi gedung itu kokoh tak tergoyahkan. Umat Islam hendaklah bisa berbuat demikian, sehingga dalam mengikuti derap dan langkah pembangunan yang dilaksanakan pemerintah sekarang ini, bisa seirama menuju satu sasaran yaitu Masyarakat yang adil dan makmur dalam limpahan rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Rasulullah SAW bersabda:

اَلْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُـنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
 
Artinya: 
“Orang mukmin dengan orang mukmin lainnya itu seperti bangunan gedung, di mana sebagiannya menguatkan sebagian yang lain”
(Hadits sahih yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi)
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air.
Bagi para pemuda kini menyandang predikat sebagai Generasi Muda, sudah sewajarnya jika pada masa-masa sekarang ini yang mempelopori persatuan yang dulu pernah diwujudkan di dalam Sumpah Pemuda. Jangan sampai api persatuan itu padam lantaran kita tenggelam di dalam kemelut perselisihan, atau terlena di dalam menekuni kepentingan pribadi.

Sesungguhnya menghidupkan semangat persatuan yang dulu pernah ditonjolkan di dalam kekompakan kita mengikrarkan Sumpah Pemuda termasuk mensyukuri nikmat Allah. Dan kesyukuran itu kita tingkatkan lagi dengan menjalankan berbagai amal kebaikan. Terutama mengajak semua generasi muda Indonesia untuk lebih giat beribadah kepada Allah sesuai dengan bidangnya masing-masing. Dengan demikian citra pemuda semakin harum di mata masyarakat. Allah telah berfirman di dalam Al Qur’an surat Ali Imran ayat 104:

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Artinya: 
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.”
Kemudian ayat ini dipertegas lagi oleh ayat selanjutnya:

وَلا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ وَأُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
 
Artinya: 
“Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,”
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air.

Mengapa kita tekankan kepada umat Islam, terutama generasi mudanya untuk bersatu dan giat melakukan berbagai amal kebaikan? Ketahuilah bahwa Allah telah menciptakan manusia ini dengan kelengkapan organ tubuhnya, terutama diperlengkapi dengan akal, agar, supaya manusia dapat beramal untuk kehidupannya. Dapat berusaha di persada negerinya untuk mengambil manfaat semua kebaikannya yang senantiasa kembali kepadanya dan kepada segenap umat dengan kebaikan yang sebanyak-banyaknya. Sesungguhnya yang demikian itu tidak akan terwujud kecuali dengan berusaha untuk maju, mencurahkan segala kesungguhan dan bersatu padu. Jikalau hal ini benar-benar dapat dilakukan oleh para pemuda dan umumnya sekalian umat Islam di Indonesia, pastilah umat Islam akan memperoleh kedudukan yang terhormat di mata seluruh masyarakat dan akan mendapatkan kepercayaan dari mereka untuk menangani segala persoalan dan problem di negeri kita ini. Sehingga dapat dikatakan bahwa maju dan mundurnya negeri terletak di tangan umat Islam seluruhnya. Apakah yang demikian ini bukan usaha yang mulia di sisi Allah?

Saudara-saudara yang kami hormati.
Oleh sebab itu umat Islam, khususnya generasi mudanya sehubungan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, hendaklah lebih meningkatkan partisipasinya dengan pemerintah. Melakukan usaha-usaha nyata dalam rangka ikut menyukseskan semua program pemerintah, melalui bidang apa saja, terutama bidang agama. Karena dengan agama inilah mental manusia ditata sedemikian rupa sehingga benar-benar bersih dari berbagai hawa nafsu yang sesat dan merusak. Sudah barang tentu yang demikian ini termasuk aslah satu usaha untuk mengubah dari suatu keadaan yang tidak baik dan belum maju menuju kepada keadaan yang lebih baik dan maju, demi tercapainya kehidupan yang lebih cerah dari sebelumnya.
Allah telah berfirman di dalam surat Ar Ra’d ayat 11:

إِنَّ اللهَ لا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ
Artinya: 
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”
Demikian semoga semangat persatuan yang tercermin di dalam Sumpah Pemuda tetap dapat kita warisi untuk dijadikan modal perjuangan membela agama, nusa dan bangsa. Amin.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.