Naskah Orasi Mahasiswa dalam Demo Kebijakan Pemerintah

Sebagai Unsur Mahasiswa yang memilikikadar Intelektualitas yang tinggi, serta kepekaan terhadap sesuatu, sudah barang tentu harus memiliki berbagai macam asumsi yang kuat apalagi jika menghadapi kebijakan pemerintah, baik secasra kritik, atau menuntut kebijakan yang semestinya, segala bidang peraturan pemerintah terkadang tidak perbah dilakukan oleh ara eksekutornya, hal ini membuat banyak kritik serta demonstrasi dari berbagai kalangan, Nah dalam hal ini Admin Kata Estetika memberikan beberapa teks contoh kalimat, ungkapan pada Orasi mahasiswa dalam sebuah demonstrasi di depan kantor pemerintah, jalan, atau lainnya, yang lebih spesifik pada gerakan menuntut kebijakan pemerintah, Dewan (DPR), Lembaga Dinas, Gubernur, Bupati, Kepolisian dan sebagainya sebagai Orator anda harus pandai menyusun kalimat yang bersifat presur dan menekan serta cadas maka itu beberpa contoh naskah orasi dibawah ini merupakan bentuk estetika yang kiranya sebagai bahan mentah untuk anda inlah Naskah Orasi Mahasiswa dalam Demo Kebijakan Pemerintah

Contoh Kalimat Orasi Demo Mahasiswa
---------->><<---------
Kami Bergerak karena nurani kami berkata, bahwa peraturan apapun tanpa kebijakan akan rusak, dan jika yang terhormat para pemangku tahta yang memiliki kebijakan hanya diam, maka kami akan terus bergerak dengan membawakan masa untuk meminta keadilan anda.
 ---------->><<---------
Kami Turun Kejalan adalah simbol dari ketidak adailan, kami tak mau ketidak adilan pada negeri ini terus berlangsung hingga menyengsarakan masyarakat, Jiwa kami merupakan jiwa mereka yang tertindas, kami datang kemari menuntut atas jiwanya, Jiwa rakyat Indonesia, Mohon keadilan serta menuntut segala kebijakan agar keadilan ini tetap dijunjung.
 ---------->><<---------
Resiko sebagai pemimpin adalah harus memberikan banyak manfaat kepada rakyat, tidak menyengsarakan, tidak menyiksa rakyat, apakah atas nama aturan kemudia anda semena-mena dalam berbuat, Wahai pemimpin ingatlah Rakyat Indonesia telah lama sengsara lama tersakiti, tersiksa, demi mereka rakyat yang polos mohon kebijakan dari Anda dan dengarkan suara hatinya.
  ---------->><<---------
Betapa sangat jahatnya jika tidak mendengar pernyataan Rakyat, kesengsaraan yang berlarut-larut dalam waktu yang tidak dapat dihitung dengan angka, kemudian anda wahai pemerintah kenapa hanya duduk manis di meja dan makan, ngopi sedikitpun anda tidak pernah berfikir bagaimana kami, rakyat yang selalu termenung melihat kemewahan anda, maka itu tuntutan kebijakan ini akan kami lakukan sampai pada kebijakan tersebut diberlakukan, atau dibuat.
  ---------->><<---------
Kami turun kejalan adalah sebagai rakyat tidak pernah kenyang makan, tidak nyenyak tidur, berbeda dengan anda wahai para pemangang stempel, dapatkah anda merasakan betapa susahnya menjadi rakyat kecil yang jauh dari kemewahan, kami datang untuk menuntut kebijakan anda, menuntut kejelasan peraturan yang anda buat, menuntut sebagai rakyat yang selama ini merasa dirugikan.
 ---------->><<---------
Mungkin tidak semua mahasiswa seperti kami, akan tetapi kami datang dan turun kejalan merupakan pijakan dari keterwakilan mahasiswa secara keseluruhan, kami datang membawa berbagai macam maksud demi kelangsungan kesenjangan sosial yangh selama ini terpenjara karena peraturan, dimanakah nurani anda untuk anda agar mendengar mereka
  ---------->><<---------
Mohon dengarkan suara kami, sebagai rakyat, sebagai sosail kontrol, mohon tidak untuk menutup telinga karena telinga anda akan busuk, lihatlah kami pandanglah sebagai rakyat yang menuntut kebijakan, segala ketimpangan sosial selama ini ternjadi, kami mohon untuk keadilan serta kebijakan anda yang pro rakyat dan kami akan menjadi pelopor rakyat yang senantiasa menemani mereka sampai pada ketika anda mengeluarkan kebijakn demi rakyat.
---------->><<---------
Mungkin tanpa kami turun kejalan kalain tidak akan mendengar keluahan, tanpa kami berdemonstrasi kalian tidak akan melihat, betapa sengsaranya rakyat dengan tingkah laku anda sebagai pemerintah, kami menuntuk kebenaran yang bijak, rakyat adalah segalanya, rakyat adalah raja, dan anda adalah pekerja mereka, kenyataam ini telah terbalik, si pekerja sekarang sudah menjadi raja, kini kami menuntut kebijakan anda wahai para raja pedulikah terhadap para raja kalian yang sengsara yakni rakyat Indonesia.
 ---------->><<---------
Baca juga Contoh Orasi Mahasiswa lainnya di blog ini

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih telah berkunjung diblog Kata Estetika ini, silahkan tinggalkan komentar anda,