Beranda Teks Pidato Tata Bahasa Sastra Ceramah Khutbah Arti Kata Puisi

Puisi Lembut, Terpolpuler Karya Ariska

SAFIAH DI PERANG UHUD

Siapa dia?
Bulan purnama di tengah gumpalan surya 
Mengibaskan pedang tajam terasah iman 
Kaki lentiknya menari-nari di atas bara 
Matanya bercahaya mengucur air mata surga 
Siap menerkam Yahudi yang datang

Apa kau tak gentar ?
Di depanmu tembok kemusyrikan menghadang
Pasukan Jahanam siap menikam
Tapi, kau tak mundur seinci pun di antaranya
Kau lihat di ujung sana
Hamzah terkapar penuh sayatan
Hujan pedih kau rasakan jua
Tapi birahimu membela Putra Utusan
Tak tergoyah dan terus membara di tengah senja

Kau, Safiah di Perang Uhud
Bulan Purnama di lautan kabut

-------------->><<--------------

AIR MATA SENJA

Selokan kehidupan penuh penindasan 
Bendera-bendera kuning berkibar dengan megahnya
Mimpi buruk menghantam tembok-tembok
senyuman
Harga diri terpasung dalam materi

Senja meradang
Kuselipkan tawa di muara air mata
Imajinasiku rontok
Terbelah menjadi lima bagian

Teruskah hidup seperti ini
Peduli apa dengan hak asasi
Gembok-gembok kebebasan pun menghilang
Cakrawala fatamorgana merenggut impian

-------------->><<--------------

SAJAK KAKI LIMA

Asap kehidupan mengepul ke udara
Sedang puntungnya berjubel di pinggiran kota
Kerlap kerlip pedagang kaki lima
Bagai lampu diskotik menyala di atap kota

Bila pertokoan menjamur dengan mewahnya 
Bila restoran dan café-café meluap dengan mudahnya
Bila plastik bungkus berlebel jadi kebanggaan

Lalu bagaimana nasib pedagang kaki lima
Trotoar kami sulap menjadi ladang jajakan 
Sebab pemerintah tak sudi membagi lahan 
Haruslah kami siap berlapang dada
Bila petugas menjumput dengan paksa

Kami ini hanya bayangan
Kenyang kami dengan janji obralan
Kesejahteraan pun tak kunjung datang

Hilang arah nasib kami, sebagai orang rendahan

-------------->><<--------------

SATU

Hitamku Satu
Putihku pun satu
Aku hanya punya satu
Orang lain juga begitu

Satu,
Orang bilang itu tak seru
Tapi aku telah mengakar di angka satu
Bila sampai aku di lajur itu
Aku pun akan tetap seperti dahulu

Puisi Ariska Devi Lutviyanti

Demikian Puisi Karya Ariska Devi Lutviyanti, baca juga Puisi-puisi lainnya di blog ini, Kumpulan Puisi Karya Pemuda, Kumpulan Puisi Karya Mahasiswa, Koleksi Puisi Indah penuh Makna. Kumpulan Puisi Indah Terbaru UPDATE..!! Syair, Puisi Ibnu Arabi | Kata Bijak | Kata Mutiara

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih telah berkunjung diblog Kata Estetika ini, silahkan tinggalkan komentar anda,