Materi Penutupan Pidato | Tekhnik Pidato

Dalam sebuah Pidato, sambutan, ceramah, dan lainnya dimana ada pembukaan maka ada juga penutupan adapun kalimat pembukaan Contoh pembukaan Pidato. Kemudian berbincang tentang penutupan pidato, Penutup pidato merupakan bagian yang sangat penting dalam berpidato, karena apa yang terakhir dikatakan oleh pembicara seringkali lebih mudah diingat oleh pembaca, karena memuat ringkasan dari seluruh materi isi yang telah diuraikan dalam pidato pembicara hal ini agar pidato terlihat profesional. Oleh sebab itu pembicara harus berhati-hati memilih cara penutupan pidato yang sesuai atau tepat bagi pendengarnya. Ketidak tepatan dalam menutup Pidato atau menyimpulkan isi pidato sebelumnya akan dapat merusak seluruh isi pidato yang telah disampaikan.
Kalimat Penutupan Pidato

Ada beberapa Cara yang dapat digunakan untuk menutup suatu pidato dan seorang pembicara dapat menentukan cara menutup pidato sesuai dengan keinginannya. Tetapi haruslah diingat bahwa dalam menutup pidato harus memperhatikan situasi dan kondisi seseorang. Cara penutupan pidato itu diantaranya adalah sebagai berikut :

Menutup pidato dengan merangkum atau menyimpulkan isi seluruh pidato.
Menutup pidato dengan cara ini memang sangat mudah digunakan serta banyak dipakai oleh pembicara saat menutup pidatonya. Cara penutupan ini tidaklah sulit, pembicara hanya merangkum secara singkat inti dari isi pidato yang telah diberikan pada para pendengar. Cara penutupan seperti ini juga dapat dijadikan sebagai pemantapan bagi pemahaman para pendengar 

Menutup pidato dengan mengemukakan prinsip-prinsip dalam pidato tersebut.
Model penutupan seperti ini adalah model yang paling sederhana tetapi mampu memberikan dorongan kepada para pendengarnya. Pembicara cukup mengemukakan prinsip apa yang dikandung dalam isi pidato yang telah disampaikan oleh pembicara, seperti tujuan pidato itu sendiri dengan manfaat pentingnya pidato itu sendiri. 

Menutup pidato dengan mengemukakan cerita singkat yang menarik.
Cara penutupan pidato seperti ini adalah dengan mengemukan sebuah cerita singkat yang berhubungan dengan isi pidato. Memang menutup pidato dengan mengemukakan sebuah cerita singkat kurang lazim dilakukan, tetapi dapat juga menarik perhatian pendengar. Tetapi, pada umumnya penutupan pidato dengan cara ini jarang sekali digunakan oleh para pembicara. 

Menutup pidato dengan mengutip kata-kata mutiara atau kata Bijak.
Menutup pidato dengan menggunakan kam-kata mutiara atau kata-kata terkenal sangatlah mudah untuk dilakukan, karena pembicara cukup hanya dengan mempersiapkan kutipan kata-kata mutiara atau kata-kata terkenal dan selanjutnya mengemukakannya pada akhir pidato. Banyak sekali kata-kata mutiara atau kata-kata terkenal yang dapat dipilih, tetapi dalam pemilihannya haruslah disesuaikan dengan topik yang telah disampaikan sebelumnya. seperti pada artikel ini kumpulan kata mutiara kata bijak tokoh dunia.

Menutup pidato dengan mengajak atau menghimbau.
Pembicara dapat juga menutup pidatonya dengan memberikan himbauan atau ajakan kepada para pendengar. Cara menutup pidato seperti ini juga tidak sulit dilakukan oleh pembicara karena pembicara cukup mengemukakan tujuannya untuk mengajak atau menghimbau pendengar melakukan sesuatu sesuai dengan keinginan pendengar.

Menutup pidato dengan mengemukakan sebuah pujian bagi para pendengar.
Pidato juga dapat ditutup dengan mengemukakan sebuah pujian bagi para pendengar. Hal ini dapat dilakukan apabila pembicara ingin memberikan kesan yang baik bagi para pendengarnya, tetapi sebaiknya pujian yang diberikan tidak terlalu berlebihan atau sewajarnya sajahingga dapat menimbulkan suasana persahabatan.

Sehubungan dengan menutup pidato ini, seorang pembicara harus benar-benar memperhatikan serta mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menutup suatu pidato. Seorang pembicara harus dapat mengetahui situasi dan kondisi pendengar pada saat berpidato. Apabila para pendengar terlihat sudah merasa bosan, lelah atau memperlihatkan perasaan yang tidak senang, maka pembicara sebaiknya mempercepat penyampaian isi pidatonya,tetapi dengan catatan tidak menghilangkan tujuan utama dari isi pembicaraan dan sebaliknya, pembicara juga tidak harus secepatnya menutup pidato jika pendengarnya terlihat masih tertarik atau memperlihatkan minat pada topik yang disampaikan olah pembicara. Oleh sebab itu seorang pembicara harus lalu tanggap terhadap perubahan suasana yang terjadi pada para pendengarnya. Demikian Materi Penutupan Pidato | Tekhnik Pidato, baca juga ini Contoh teks penutupan pidato/ceramah/sambutan...

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih telah berkunjung diblog Kata Estetika ini, silahkan tinggalkan komentar anda,